Investor Membeli Dip pada Penurunan Harga Bitcoin

Coinbase, platform pertukaran cryptocurrency paling populer di Amerika, melihat peningkatan setoran dan pesanan pembelian selama panic sell di pertengahan Maret lalu. Ketika para trader dan investor membeli berbagai aset digital, Bitcoin memimpin dengan pembeli terbanyak selama penurunan harga tersebut.

Laporan Coinbase Mengenai Panic Sell Maret Lalu

12-13 Maret lalu adalah salah satu peristiwa paling berdarah dalam sejarah cryptocurrency. Bagaimana tidak, Bitcoin dan sebagian besar alternatif koin lain menunjukan penurunan harga hingga sebanyak 50% pada satu titik tertentu. Hal ini terjadi setelah WHO menyatakan pandemi Covid-19. 

Presiden Trump menghentikan penerbangan dari Eropa sebagai respon dari pencegahan meluasnya pandemi ini, serta banyak negara lain juga menunjukan langkah-langkah ekstrim, seperti penutupan wilayah secara penuh.

Pasar cryptocurrency sebenarnya bukan yang satu-satunya menderita. Hampir seluruh perekonomian, ekuitas, minyak, dan bahkan emas anjlok karena paniknya para investor menjual semua aset likuid mereka untuk menggantinya dengan uang tunai.

Coinbase merespon dengan mengeluarkan laporan tentang apa yang terjadi pada saat-saat peristiwa panic sell tersebut. Laporan ini juga meninjau kinerja dari sebagian besar pasar dan menguraikan bahwa posisi perdagangan leverage yang besar dapat terkait dengan penurunan besar-besaran di antara cryptocurrency.

“Pasa ekuitas biasa membatasi jumlah leverage hingga 2-3x. Sebaliknya, Bitcoin memiliki beberapa exchange luar negeri yang menawarkan leverage hingga 100x bahkan lebih, di mana $1 Bitcoin dapat digunakan sebagai jaminan dalam mendukung $100 daya beli. Sebenarnya, ini sangat berisiko – posisi dengan leverage 100x akan ditutup paksa jika pasar bergerak hanya 1% terhadap posisi yang dibeli. Sebagian besar trader memegang posisi yang lebih masuk akal pada leverage 5-30x, tetapi itu juga masih lebih tinggi ketimbang 2-3x.”

Laporan tersebut menginformasikan bahwa beberapa jam sebelum terjadinya penurunan harga tersebut, ukuran agregat dari semua kontrak leverage di bursa melayang sekitar 4 Miliar USD.

Baca juga: 10 Hal Penting Ketika Memilih Exchange Kripto

Investor Membeli Dip

Menurut laporan tersebut, pengguna Coinbase yang membeli aset digital 60% umumnya lebih banyak daripada mereka yang menjual. Namun, ketika penurunan harga terjadi, jumlah melonjak menjadi 67%.

Faktanya, exchange terlaris terlihat meningkat lima kali dalam bentuk tunai dan deposito cryptocurrency, pengguna baru juga meningkat dua kali lipat, dan peningkatan tiga kali lipat pada pengguna trading, dan bahkan meningkat 6 kali lipat pada total volume perdagangan.

Aset yang paling banyak dibeli tidak lain adalah mata uang digital, Bitcoin. Lebih dari setengah dari semua setoran dan perdagangan melibatkan Bitcoin. Secara urutan, koin terlaris kedua dan ketiga dalam pasar, Ethereum (ETH) dan Ripple (XRP).

Pada altcoin yang diunggulkan ternyata berada lebih rendah, pengguna menyimpan dan membeli sejumlah besar Tezon, Chainlink, Litecoin, dan Bitcoin Cash.

Sumber

The post Investor Membeli Dip pada Penurunan Harga Bitcoin appeared first on Coinvestasi.