Bitcoin (BTC) Turun lebih dari 4% dalam 2 Jam

Promo IQ OPTION INDONESIA penghasilan profit hingga 100% per kontrak trade

Dilansir dari Ambcrypto, mata uang kripto terbesar di dunia, Bitcoin (BTC), tampaknya bergerak miring setelah harganya jatuh pada 30 Mei 2019. Jatuhnya koin ini juga menyebabkan koin besar lainnya runtuh. BTC naik melampaui resistensi US$ 8.000 baru-baru ini. Meski hanya singkat BTC menyentuh US$ 9.000, sebelum jatuh ke kisaran US$ 8.500.

BTC turun lebih dari 4% dalam waktu 2 jam dan membentuk lilin merah baru. Setelah penurunan 30 Mei, BTC turun lebih dari 8% dan harga US$ 8.504,75. Namun, menurut data yang dikumpulkan oleh CoinMarketCap, koin itu diperdagangkan pada harga US$ 8.526,83 dengan kapitalisasi pasar US$ 151,24 miliar. Volume perdagangan 24 jam kemarin tercatat sebesar US$20,67 miliar, karena turun 1,77% dalam satu jam. Selama tujuh hari terakhir, BTC turun 2,34%.

Koin itu diperdagangkan di BitMEX melalui pasangan XBT/USD. Pasangan ini mencatat volume perdagangan US$ 3,01 miliar. BitMEX diikuti oleh Negocie Coin yang mencatat volume perdagangan US$ 1,83 miliar melalui pasangan BTC/BRL. Tempat ketiga diambil oleh Coinall, dengan volume US$ 727 juta melalui pasangan BTC/USDT.

Kecenderungan menurun ini diikuti oleh sebuah laporan bahwa BTC turun sebesar 98%, penurunan terendah yang belum pernah terjadi sejak 2013. Grafik satu hari dari koin tersebut mencatat penurunan pada tanggal 2 Juni 2019, dengan sumbu mencapai 101,2 Dolar Kanada (CAD) di bursa yang berbasis di San Francisco tersebut.

Sumber: Ambcrypto

The post Bitcoin (BTC) Turun lebih dari 4% dalam 2 Jam appeared first on CoinDaily.